Kota Yogyakarta, 8 Februari 2026 – Program Beasiswa KAF 13 melaksanakan kegiatan studi banding ke Kota Yogyakarta pada tanggal 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh beaswan KAF 13 bersama pengurus beasiswa, dewan guru, dan dewan yayasan sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk memperkaya pengalaman pembinaan. Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengunjungi beberapa lembaga dan komunitas, di antaranya Asrama Kujang Jawa Barat, MA Taruna Al-Qur’an, Project B Indonesia, Lembaga Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Indonesia, Keluarga Pelajar Mahasiswa Banjar Patroman Jogyakarta, Takmir Masjid Jogokariyan, Teras Dakwah, serta Lembaga Dakwah Kampus Jamaah Shalahuddin Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan, menambah semangat belajar dan berdakwah, serta memperluas jaringan kolaborasi program.

Beaswan KAF 13 dan LEM UII berfoto bersama di depan masjid kampus. (YFMI/Karizal Tri Sabana)
Studi banding ini diselenggarakan sebagai bentuk pemenuhan hak beaswan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas di luar lingkungan sekolah dan daerahnya. Bagi para peserta, kunjungan ini menjadi kesempatan penting untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan organisasi, pendidikan, dan dakwah di berbagai lembaga yang telah berkembang dengan baik. Sementara itu, bagi para pendamping dan pengurus program, kegiatan ini menjadi sarana menambah wawasan serta mengambil inspirasi dari dinamika gerakan dakwah dan pendidikan di Yogyakarta yang dikenal aktif dan progresif. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi dan misi Forsalim dalam memperkuat ukhuwah, membangun generasi muda yang berdaya, serta menumbuhkan semangat dakwah di Kota Banjar melalui Program Beasiswa KAF.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan mengikuti berbagai sesi berbagi pengalaman (sharing session) bersama pengurus dan perwakilan lembaga yang dikunjungi. Materi yang disampaikan meliputi profil lembaga, tujuan dan nilai perjuangan yang diusung, serta berbagai bentuk kegiatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, memberikan gambaran nyata tentang pentingnya kolaborasi, konsistensi gerakan, dan manajemen organisasi yang baik dalam membangun program yang berdampak bagi umat.

Sharing Session bersama MA Taruna Al-Quran. (MA Taruna Al-Qurab/Fulanah)
Para narasumber dari lembaga yang dikunjungi pada umumnya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan rombongan Beasiswa KAF 13 ke Yogyakarta. Di sisi lain, para peserta mengungkapkan rasa puas dan syukur karena mendapatkan banyak ilmu, inspirasi, serta pengalaman baru yang berharga. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi beaswan dalam belajar, berorganisasi, dan berkontribusi di lingkungan masing-masing, sekaligus menambah semangat para pendamping dalam mengembangkan program pembinaan. Studi banding ini juga direncanakan untuk terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari penguatan program.
Sebagai penutup, Yayasan Forsalim Muda Indonesia menyampaikan terima kasih kepada seluruh lembaga dan pihak yang telah menerima kunjungan dengan hangat serta berbagi pengalaman yang berharga. Semoga silaturahmi yang terjalin dapat menjadi awal kolaborasi kebaikan di masa mendatang. Mari terus berkontribusi dalam dakwah dan pendidikan demi kemajuan generasi muda. “Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.” (QS. At-Taubah: 105). Semoga setiap langkah kebaikan ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi semua pihak.
Dokumentasi Kegiatan Studi Banding Beasiwa KAF 13 ke Yogyakarta:
https://drive.google.com/drive/folders/1p-SUFI1x3Z4_RP4BOzT4DJtkcmR2S0wC?usp=drive_link

