Kota Banjar, 5 November 2025 – Program Beasiswa Kakak Asuh Forsalim kembali melaksanakan Training of Mentor (TOM) Batch 2 pada Rabu, 5 November 2025 secara daring melalui Google Meeting. Kegiatan ini menjadi upaya penting dalam memperkuat kualitas pendampingan bagi Beaswan KAF 13, sekaligus mempersiapkan kader pemimpin muda yang berprestasi dan berdaya guna bagi masyarakat.
Dalam konteks pembinaan, mentoring memiliki peran besar dalam membimbing perkembangan mentee agar mandiri, mampu memanfaatkan kekuatannya, serta memahami arah terbaik bagi dirinya. Karena itu, TOM dirancang sebagai wadah pelatihan bagi para mentor agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mendukung proses pendampingan. Tidak hanya diikuti oleh mentor Beasiswa KAF 13, kegiatan ini juga melibatkan para mentor Rohis SMAN 1 Banjar yang akan menjalankan program mentoring siswa kelas 12.

Yandri Marliansyah Effendi menjadi narasumber TOM Batch 2. (YFMI/Reforman Tyasto Yudhoyono)
Kegiatan ini menghadirkan Yandri Marliansyah Effendi, M.E., MBA, alumni Forsalim 2003 yang saat ini menjabat sebagai Chief Executive Officer Indonesia Juara, sebagai pemateri utama. Dengan pengalaman panjang dalam kepemimpinan dan pengembangan talenta, beliau memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi pembinaan, kaderisasi, dan peran penting mentor dalam membangun generasi muda yang prestatif.
Selama sesi pemaparan, Yandri membahas beberapa poin utama, di antaranya strategi mengelola mentoring yang efektif dan menyenangkan, penyatuan visi dan nilai perjuangan antara mentor dan pengurus Forsalim, serta rancangan kaderisasi jangka panjang bagi beaswan. Ia menekankan bahwa mentoring bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi proses strategis yang mampu menumbuhkan karakter, kompetensi, dan orientasi prestasi. Para peserta juga diajak mendiskusikan tantangan yang muncul selama proses mentoring, termasuk dinamika pembinaan, karakter beaswan, serta bagaimana menumbuhkan semangat prestatif melalui mentoring yang konsisten setiap pekan. Diskusi ini menjadi ruang penting untuk menyatukan persepsi antara mentor dan pengurus program, sehingga pelaksanaan mentoring ke depan dapat berjalan lebih terarah dan minim miskomunikasi.
Dengan terselenggaranya Training of Mentor Batch 2, diharapkan seluruh mentor mampu mengaplikasikan ilmu dan strategi yang diperoleh dalam sesi pelatihan. Selain itu, TOM ini juga menjadi titik penguatan kolaborasi antara mentor KAF 13 dan mentor Rohis SMAN 1 Banjar untuk menghadirkan pendampingan yang lebih berkualitas, inspiratif, dan dirindukan oleh para beaswan.
Kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tiga atau empat bulan sekali sebagai bentuk komitmen Forsalim dalam membina generasi muda yang siap menjadi penerus perjuangan, pemimpin masa depan, dan pribadi yang berprestasi.
Dokumentasi kegiatan: –

